FASTABIQUL KHOIROT

Seutama utama Ibadah Ummatku, ialah Membaca Al-Qur'an (HR.Abu Nu'aim)

Holly Qur'an

Wednesday, September 17, 2014

Dakwah Nabi saw Di Makkah

Ringkasa Materi
                                                                                                                                                                                              
A.      Substansi dan strategi dakwah Rasulullah Saw Periode Makkah
1.       Substansi dakwah Rasulullah SAW
Substansi ajaran Islam periode Makkah, yang  didakwahkan Rasulullah SAW di awal kenabiannya adalah sebagai berikut :
a.       Keesaan Allah SWT
Islam mengajarkan bahwa pencipta dan pemelihara alam semesta adalah Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Allah SWT tempat bergantung segala apa saja dan makhluk-Nya, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada selain Allah SWT, yang menyamai-Nya (baca dan pelajari QS. A1-Ikhlas, 112: 1-4)

Hukum Islam

Ringkasan Materi

Sumber Hukum Islam
A.   Al Qur’an
1.Pengertian Al Qur’an
Menurut Bahasa:
a.       Yang dibaca
b.      Bacaan 
Menurut Istilah:
a.       Al-qur’an adalah Kalam Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, diawali dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas.
b.      Al-qur’an adalah firman  Allah yang diturunkan kepada Nabi saw melalui perantaraan Malaikat Jibril dengan berbahasa Arab, sebagai pedoman hidup manusia dan membacanya merupakan ibadah

2.Kedudukan Al Qur’an
a.       Sebagai sumber hukum Islam yang pertama dan utama
b.      Sebagai tali Allah yang kokoh

Mentaati Aturan

Ringkasam Materi
JUJUR
A.    Pengertian
1.      Menurut bahasa
a.       benar
b.      Sesuai
c.       Selaras


d.      Cocok

2.      Menurut istilah
a.       Setiap tindakan yang bagus baik lahir maupun batin
b.      Selarasnya ucapan dengan isi hati dan tindakan

B.     Arah atau sasaran kejujuran
1.      Jujur kepada Allah
2.      Jujur kepada sesama-manusia
3.      Jujur terhadap lingkungan

Book thaharah (Hadith 6-10)



Hadith 6th 
From Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu that the Messenger of Allaah alaihi wa sallam said: "Do not let anyone of you bathing in stagnant water (do not drain) when in a state junub." Issued by Muslims. 

Hadith 7th 
History According to Imam Bukhari: "Do not ever one of you piss in stagnant water which is not flowing then he bathed in it." 

Hadith 8th 
According to the history of Muslim and Abu Dawud: "And do not anyone junub bath in it." 

Hadith 9th 
A friendly man with the Prophet of Allaah 'alaihi wa sallam said: The Messenger of Allaah' alaihi wa sallam forbade women from the rest of the water bath men or men of residual water women, but let both menyiduk (take) water together . Issued by Abu Dawud and Nasa'i, and sanadnya true. 

10th Hadith 
From Ibn `Abbas: That the Prophet of Allaah 'alaihi wa sallam never rest Maimunah bath of water ra Narrated by Imam Muslim. 



Source: The Hadiths Bulughul Maram Min Adillatil Ahkam, By: Al-Hafidz Ibn Hajar Al-Ashqolani.

Asma Allah swt

Ringkasan Materi
1.      Pengertian Iman
Menurut bahasa iman berasal dari kata aamana yang berarti percaya. Menurut Rasulullah SAW seperti diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Iman didefinisikan dengan akad/perjanjian dengan hati, dan ikrar/bersumpah dengan lisan (ucapan) dan dilakukan/dibuktikan dengan anggota tubuh (arkan).
2.      Pengertian Iman kepada Allah SWT
Berdasarkan pengertian iman di atas, dapat kita uraikan bahwa iman kepada Allah menurut bahasa adalah percaya sepenuhnya kepada Allah SWT.

Q.S. Al-Anfal (8) : 72; Q.S. Al-Hujurat (49) : 12; dan QS Al Hujurat (49): 10;

Al-Qur’an mengajarkan kepada kita untuk selalu mengontrol diri agar tidak terjebak kepada perbuatan yang tercela. Al-Qur’an juga memerintahkan kepada kita untuk selalu berprasangka baik dan menjaga kerukunan dan mempererat ukhuwah atau persaudaraan, baik sesama umat Islam maupun yang lainnya.

Book Thoharoh (Hadith 1-5)

Hadith to-1 
From Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu that the Messenger of Allaah alaihi wa sallam said about the (water) sea. "Sea holy water and purify it, the carcass was lawful." Issued by Imam Ibn Four and Syaibah. Lafadh according to the hadith of Ibn Syaibah history and is considered by Ibn shohih by Khuzaimah and Tirmidhi. Malik, Shafi'i and Ahmad also narrated. 

Hadith 2nd 
From Abu Said Al-Khudry Radliyallaahu 'anhu that the Messenger of Allaah alaihi wa sallam said: "Verily (essence) is sacred and purifying water, there is nothing that is defiled." Issued by Imam Three and graded saheeh by Ahmad. 

Hadith 3rd 
Abu al-Bahily Umaamah Radliyallaahu 'anhu that the Messenger of Allaah alaihi wa sallam said: "Verily the water there is nothing that can defile him except by something that could change the smell, taste or color." Issued by Ibn Majah and by Ibn Hatim considered weak. 

Hadith 4th 
According to hadith narrated by Al-Bayhaqi: "The water is pure and purifies unless he changes the smell, taste or color that goes with an unclean in it." 

Hadith to-5 
Abdullah Ibn Umar Radliyallaahu 'anhu that the Messenger of Allaah alaihi wa sallam said: "If the amount of water has reached two kullah then it does not contain impurities." In a lafadz hadith: "No unclean". Issued by the Imam Four and graded saheeh by Ibn Khuzaimah, Hakim, and Ibn Hibban.

Source: The Hadiths Bulughul Maram Min Adillatil Ahkam, By: Al-Hafidz Ibn Hajar Al-Ashqolani.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India